KOTA AGUNG – Lensa Monitor.
Pantauan di lokasi, jalannya paripurna ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi. Tampak hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, Ketua APDESI Tanggamus, ketua organisasi kemasyarakatan (ormas), serta para tokoh agama dan tokoh adat se-Kabupaten Tanggamus.
Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya jajaran legislatif yang telah bekerja keras melakukan pencermatan dan evaluasi terhadap dokumen pertanggungjawaban daerah tersebut.
"Oleh karena itu, sudah sepatutnya kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Anggota Dewan Yang Terhormat, Khususnya Ketua dan Anggota Panitia Khusus LKPJ serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses evaluasi LKPJ Bupati Tanggamus Tahun Anggaran 2025," kata Bupati Moh. Saleh Asnawi di atas podium.
Bupati memaparkan bahwa catatan, koreksi, serta rekomendasi yang diberikan oleh Pansus DPRD merupakan vitamin bagi eksekutif untuk terus membenahi kualitas kinerja, program kerja, dan pelayanan publik di Bumi Begawi Jejama ke depan.
Di hadapan para legislator dan tamu undangan, Moh. Saleh Asnawi membeberkan sejumlah indikator makro ekonomi Kabupaten Tanggamus sepanjang tahun anggaran 2025 yang menunjukkan tren sangat menggembirakan. Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global, Tanggamus justru mampu membuktikan ketahanan ekonominya.
"Saat draf LKPJ ini pertama kali dihantarkan, kita sama-sama mencermati potret dinamika makro ekonomi daerah kita. Kita patut bersyukur, di tengah situasi global yang tak menentu, perekonomian Kabupaten Tanggamus menunjukkan resiliensi yang positif, di mana pertumbuhan ekonomi kita mampu bergerak naik ke angka 4,52%," lanjut Bupati.
Tidak hanya pertumbuhan ekonomi, indikator kesejahteraan masyarakat lainnya juga merangkak naik secara signifikan. Lompatan ini terlihat jelas pada sektor pembangunan manusia dan tingkat daya beli warga Tanggamus.
"Hal ini segaris dengan lompatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini telah menembus angka 71,36, serta meningkatnya daya beli masyarakat melalui kenaikan Pengeluaran Perkapita menjadi Rp. 10.888.000,-," jelasnya secara rinci.
Di akhir penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari jajaran pemerintahan, aparat pekon yang diwakili APDESI, organisasi masyarakat, hingga tokoh adat dan agama—untuk terus merapatkan barisan menjaga sinergitas. Kerja sama yang solid antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi kunci utama dalam mengawal keberlanjutan pembangunan Kabupaten Tanggamus agar semakin sejahtera dan berdaya saing. (*)


